Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Memilih Mainan Lego Berdasarkan Usia Anak

Apakah Anda sedang mencari mainan Lego untuk si kecil? Jika iya, maka sangat penting untuk memilih mainan dengan memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu. Salah satunya adalah memilihnya berdasarkan usia anak. Dengan begitu, mainan yang dibeli pun tentu akan lebih bermanfaat.

Apa Saja Tips Memilih Mainan Lego Anak?

Mainan yang satu ini dapat Anda jadikan sebagai koleksi mainan si kecil yang sangat bermanfaat. Mainan tersebut bahkan dapat menjadi mainan edukatif sehingga bisa membantu meningkatkan proses pembelajaran anak. Oleh karena itu, perhatikan dahulu beberapa tips di bawah ini sebelum membelinya:

1.   Usia 1-2 Tahun

Untuk usia anak mulai dari 1-2 tahun, maka mainan yang cocok adalah yang bricksnya besar serta berwarna-warni. Mengapa? Pasalnya, pada usia tersebut si kecil sedang berkembang dengan pesat. Tentu saja, akan sangat penting untuk mengenalkan mainan dengan pemilihan bentuk dan warna yang baik.

Lego

Dengan begitu, si kecil tidak segan untuk mengangkat, memegang, dan menarik benda tersebut. Tidak hanya itu, mainan disini juga dapat melatih perkembangan motorik si kecil agar menjadi lebih baik. Tentu saja, tidak akan ada ruginya jika Anda memberikan mainan tersebut untuk anak di rumah.

2.   Usia 3-5 Tahun

Saat si kecil berusia antara 3-5 tahun, maka pilihan mainan edukatif tersebut adalah yang paling menyenangkan sebagai media belajar. Mainan tersebut akan membantu perkembangan motorik si kecil dengan lebih baik. Pasalnya, pada usia tersebut anak akan dipersiapkan untuk berpikir dan berkreasi.

Adanya mainan jenis ini juga dapat membantu anak-anak pandai dalam bersosialisasi. Oleh karena itu, pastikan untuk mengajaknya bermain dengan teman-teman yang ada di sekitarnya. Hal ini juga dapat menjadikan mereka lebih aktif dalam perkembangan di usianya.

3.   Usia 6-8 Tahun

Ketika Anda anak sudah menginjak usia 6-8 tahun, maka sangat penting untuk memberikan pengalaman baru bagi mereka. Pasalnya, anak-anak sudah mulai berpikir imajinatif sehingga sebagai orang tua dapat memberikan mainan ini yang memiliki desain tematik. Seperti rumah-rumahan, perkotaan, atau lainnya.

Dengan menyusun mainan tersebut, maka si kecil akan berusaha mengarang cerita. Ia tentu akan semakin aktif dalam berpikir, berimajinasi, serta berkomunikasi. Terlebih, pada usia tersebut anak-anak juga akan mulai belajar mengerjakan sesuatu berdasarkan dengan instruksi yang ada.

4.   Usia 9-11 Tahun

Saat anak sudah menginjak usia sekitar 9-11 tahun, maka mainan ini juga cocok untuk dijadikan pilihan. Akan tetapi, pastikan untuk memilihnya dengan tepat. Anda dapat memilih mainan susun ini dengan jumlah banyak sehingga akan terasa lebih menantang bagi anak-anak.

Saat si kecil berusia 9-11 tahun, maka umumnya emosi mereka tidak stabil. Dengan memberikan mainan uang lebih kompleks, maka hal tersebut adalah solusi tepat untuk mengatasinya. Adanya jumlah bricks yang lebih bayak juga membuat anak semakin melatih emosi dan kesabarannya.

5.   Pilih Sesuai Jenis

Terakhir, Anda juga dapat memilih mainan satu ini berdasarkan dengan jenisnya. Umumnya, akan ada dua jenis mainan yang dapat dipilih. Pertama adalah dalam bentuk tematik dan kedua adalah brick box. Semua jenis tersebut pada dasarnya memiliki fungsi yang berbeda untuk anak.

Oleh karena itu, pastikan untuk memilihnya sesuai dengan fungsi setiap jenis mainan tersebut. Untuk mainan jenis brick box sendiri sangat penting dalam melatih kreativitas dan imajinasi si kecil. Sementara tematik adalah mainan yang dapat memberikan tantangan tersendiri bagi anak-anak.

Itulah beberapa informasi mengenai tips memilih Lego berdasarkan usia anak. Agar mendapatkan permainan yang tepat, maka ada baiknya untuk mempertimbangkan berbagai tips tersebut. Dengan begitu, mainan dapat dijadikan sebagai langkah pembelajaran bagi anak.


Posting Komentar untuk "Tips Memilih Mainan Lego Berdasarkan Usia Anak"